Cara Memeriksa Alat Pemadam Api di Rumah

Apakah Anda sudah memeriksa alat pemadam api di rumah Anda? Pemadam api adalah sesuatu yang kebanyakan orang tidak pikirkan sampai akhirnya nanti mereka membutuhkannya.

Meskipun Anda mungkin dapat menggunakan alat pemadam kebakaran rumah untuk membantu Anda memadamkan api kecil, Anda mungkin menemukan bahwa itu tidak ada artinya jika tidak disimpan dalam kondisi yang baik.

Karena setiap barang memang butuh perawatan agar dapat bertahan lebih lama. Di bawah ini adalah beberapa tips untuk membantu memastikan alat pemadam kebakaran Anda dalam keadaan yang baik.

Jenis Alat Pemadam Api

Sebelum Anda membeli atau menggunakan alat pemadam api, Anda harus mengetahui berbagai jenis kelas api dan bagaimana cara menanganinya. Secara umum alat pemadam kebakaran dibuat untuk memerangi lima jenis api dibawah ini:

Kelas A: Bahan biasa, seperti kain, kayu atau kertas
Kelas B: Cairan mudah terbakar
Kelas C: Peralatan listrik
Kelas D: Logam
Kelas K: Minyak goreng

Kemudian beberapa alat pemadam kebakaran dapat digunakan untuk memadamkan lebih dari satu jenis kelas api diatas, dan akan diberikan label seperti ABC, BCD atau BC, misalnya.

Inspeksi Pemadam Api

Alat pemadam kebakaran rumah harus diperiksa secara teratur untuk membantu memastikan mereka siap digunakan nantinya saat kebakaran terjadi. Anda sangat direkomendasikan untuk membaca instruksi yang menyertai setiap pemadam agar Anda terbiasa dengan bagian-bagiannya dan cara kerjanya.

Berikut ini berbagai langkah-langkah dalam inspeksi Alat pemadam api di rumah:

  1. Pastikan Akses Mudah : pastikan alat pemadam terlihat dan mudah untuk diambil saat sedang terjadi kebakaran di satu titik.
  2. Periksa Tekanan Alat Pemadam : banyak alat pemadam kebakaran memiliki pengukur tekanan yang menunjukkan apakah perangkat berada dalam kisaran operasi yang tepat (Hijau). Jika memilikinya, periksa untuk memastikan bahwa jarum pengukur menunjukkan tekanan yang tepat.
  3. Jika alat pemadam kebakaran memiliki indikator uji tekan untuk memastikan pembacaan tekanan berada dalam kisaran yang benar.
  4. Temukan Ciri Kerusakan Fisik
    Pastikan badan, selang, dan nozel alat pemadam terlihat berfungsi dengan baik. Tanda-tanda kerusakan yang terlihat seperti penyok atau karatan, tanda ini berarti sudah waktunya untuk mengganti alat pemadam yang baru.
  5. Anda juga dapat melakukan dokumentasi pada setiap waktu cek alat pemadam Anda pada tag inspeksi pemadam sehingga nantinya Anda dapat melacak riwayat pemeliharaannya terjadi pada waktu kapan saja.
  6. Bersihkan Alat Pemadam : Periksa bagian luar setiap pemadam dari debu, minyak atau kotoran yang menempel, dan bersihkan seperlunya. Coba balik tabung dan tempelkan telinga apakah terdengar media yang bergerak dari atas jatuh kebawah?

Bila ia terdengar maka isi media pemadam tidak mengalami pembekuan. Setidaknya Anda perlu membawanya untuk dicek dan dilakukan isi ulang jika memang media tidak bergerak sama sekali.

Perlu diingat bahwa sebagian besar alat pemadam kebakaran baik untuk waktu 5 hingga 15 tahun, menurut. Periksa kembali label pemadam atau tag kertas untuk kedaluwarsa atau tanggal perawatan terakhir.

Jika 10 atau lebih tahun yang lalu, Anda mungkin harus membeli kembali pemadam api baru. Alat pemadam kebakaran seringkali merupakan bagian yang terlewatkan dari investasi keselamatan rumah Anda.

Lakukan cek dan ketahui cara menggunakannya dan pastikan alat pemadam Anda siap digunakan – untuk berjaga-jaga suatu saat nanti terjadi kebakaran. Sekian tips cara memeriksa alat pemadam di rumah. Semoga bermanfaat.